. Kunci jawaban PENGISIAN SURAT SETORAN PAJAK (SSP) PPH BADAN kelas 11 SMK - WALI COMPUTER
xRxMD7PS3NtTSVmco65VMRdxlfCE6kZjEW7YE8i1

Kunci jawaban PENGISIAN SURAT SETORAN PAJAK (SSP) PPH BADAN kelas 11 SMK

Post a Comment

Pelaporan pajak ke kantor pajak menjadi kewajiban para wajib pajak pengisian SSP bisa dilakukan secara manual ataupun secara online. Apabia wajib pajak ingin mengisi secara manual, maka harus datang langsung ke kantor pelayanan pajak. Dengan berkembangnya pelayanan pajak secara online akan mempermudah wajib pajak dalam pelaporan pajaknya makin berkembangnya teknologi dirasa dangat membantu bagi para wajib pajak yang sangat sibuk dengan pekerjaanya, sehingga tidak mempunyai banyak waktu untuk datang sendiri ke kantor pajak. Pada bab ini akan mempelajari pengisian Surat Setoran Pajak, baik secara manual maupun secara online. Pelajari bab ini dengan baik! 

Kunci jawaban PENGISIAN SURAT SETORAN PAJAK (SSP) PPH BADAN kelas 11 SMK 

1. Upaya efisien beban pajak dengan cara menghindar pengenaan pajak melalui transaksi yang bukan merupakan objek pajak disebut? 
a. Tax avoidance 
b. Tax elimination 
c. Tax subtitution 
d. Sunset policy 
e. Tax evasion 

2. Tahun 2017 peredaran Bruto PT Yanhai sebesar Rp.45.275.500.000 karena peredaran bruto untuk tahun 2017 ini melebihi Rp.4.800.000.000, maka tahun pajak 2018 PT Yanhai menggunakan perhitungan yang umum untuk menghitung pajak terutangnya. Selama tahun 2018 peredaran bruto PT Yanhai diketahui sebesar Rp.67.850.000.000 dengan laba sebelum pajak (Penghasilan Kena Pajak) sebesar Rp.15.750.500.000 pajak terutang PT Yanhai untuk tahun pajak 2015 adalah? 
a. Rp.29.000.000 
b. Rp.29.016.949 
c. Rp.66.983.050 
d. Rp.3.907.605.000 
e. Rp.3.937.625.000 

3. Sebelum menggunakan e-billing, wajib pajak harus memiliki? 
a. ID billing 
b. NPWP 
c. Pin 
d. Nomor telepon 
e. E-mail 

4. Tarif yang benar untuk wajib pajak badan tahun 2016 adalah? 
a. Wajib pajak badan dalam negeri adalah sebesar 1% final 
b. Wajib pajak badan dalam negeri adalah sebesar 25% 
c. Wajib pajak badan dalam negeri 12,5% dan bentuk usaha tetap adalah sebesar 25% 
d. Wajib pajak badan dalam negeri yang berbentuk perseroan terbuka yang paling sedikit 40% jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan di bursa efekIndonesia dan memenuhi persyaratan tertentu lainnnya dapat memperoleh tarif sebesar 12,5% 
e. 20% dari PKP 

5. Bendarahara PT Sentra melakukan transaksi pembayaran jasa atas katering kepada Onil Catering sebesar Rp.10.000.000. terhadap pembayaran tersebut dikenakan pajak? 
a. PPN dan PPh Pasal 22 
b. PPN dan PPh Pasal 23 
c. PPN 
d. PPh Pasal 23 
e. PPh Pasal 21 

6. Besar Tarif Pajak Penghasilan Pasal 26 yang dipotong oleh bendarahara adalah? 
a. 20% dari jumlah pembayaran/bruto 
b. 15% dari jumlah pembayaran/bruto 
c. 5% dari jumlah pembayaran/bruto 
d. 20% dari jumlah pembayaran neto 
e. 5% dari jumlah pembayaran neto 

7. Besar pajak penghasilan atas penghasilan berupa sewa tanah dan/atau bangunan adalah? 
a. 5% 
b. 10% 
c. 15% 
d. 20% 
e. 25% 

8. Tarif pajak penghasilan final jasa kontruksi untuk perencana kontruksi oleh penyedia jasa yang telah memilki kualifikasi usaha adalah? 
a. 4% 
b. 10% 
c. 2% 
d. 6% 
e. 8% 

9. Bu Ine mempunyai penghasilan kena pajak Rp.550.000.000/tahun. Besarnya pajak penghasilan yang harus dibayarkan Bu Ine setahun adalah? 
a. Rp.13.750.000 
b. Rp.109.500.000 
c. Rp.111.875.000 
d. Rp.137.500.000 
e. Rp.375.000.000 

10. Jangka waktu penyetoran pajak yang benar adalah? 
a. Penyetoran PPh Pasal 21 selambat-lambatnya tanggal 10 setelah masa pajak berakhir 
b. Penyetoran PPh Pasal 22 selambat-lambatnya tanggal 10 setelah masa pajak berakhir 
c. Penyetoran PPh Pasal 23 selambat-lambatnya tujuh hari setelah tanggal pembayaran 
d. Penyetoran PPN selambat-lambatnya tanggal 10 setelah masa pajak berakhir 
e. Penyetoran PPh Pasal 21 selambat-lambatnya tanggal 23 setelah masa pajak berakhir 

11. Jangka waktu pelaporan pajak terutang yang benar adalah? 
a. Pelaporan PPh Pasal 21 selambat-lambatnya tanggal 20 setelah masa pajak berakhir 
b. Pelaporan PPh Pasal 22 selambat-lambatnya tanggal 10 setelah masa pajak berakhir 
c. Pelaporan PPh Pasal 23 tanggal 10 setelah masa pajak berakhir 
d. Pelaporan PPN selambat-lambatnya tanggal 14 setelah masa pajak berakhir 
e. Pelaporan PPh Pasal 21 selambat-lambatnya tanggal 10 setelah masa pajak berakhir 

12. Perhatikan bukti penerimaan negara berikut! 
(1) Dokumen bukti pembayaran yang diterbitkan bank/pos persepsi, untuk pembayaran/penyetoran melalui teller dengan kode billing 
(2) Bukti transaksi, untuk pembayaran melalui ATM dan EDC 
(3) Dokumen elektronik, utnuk pembayaran/penyetoran melalui internet banking 
(4) Kuitansi bank untuk pembayaran melalui teller bank/pos persepsi dengan menggunakan SSP/SSP PBB 
(5) Kuitansi penerimaan uang dari bendahara perusahaan 
Pernyataan yang bukan bentuk dari bukti penerimaan negara adalah? 
a. (1),(2), dan (3) 
b. (2),(3),dan (5) 
c. (3),(4), dan (5) 
d. (4) dan (5) 
e. (1) dan (3) 

13. Perhatikan sanksi pajak berikut! 
(1) Penjara paling singkat 6 (enam) bulan 
(2) Penjara paling lama 6 (enam) tahun 
(3) Denda paling sedikit 2 (dua) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar 
(4) Denda paling banyak 6 (enam) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar 
(5) Denda paling banyak 3 (tiga) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar 
Pernyataan yang bukan merupakan sanksi yang dikenakan terhadap setiap orang dengan sengaja tidak mendaftarkan diri untuk diberikan NPWP, sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara diberikan sanksi yaitu? 
a. (1),(2), dan (3) 
b. (2) dan (4) 
c. (3) dan (5) 
d. (3),(4), dan (5) 
e. (3) dan (5) 

14. Penyataan yang benar terkait penyerotan dan pelaporan pajak yang telah dipotong/dipungut bendahara adalah? 
a. PPh Pasal 21 dipotong, disetorkan dan dilaporkan setiap bulan 
b. PPh Pasal 23 dipotong, disetorkan jika ada transaksi dan dilaporkan setiap bulan 
c. PPh Pasal 22 dipungut, disetorkan jika ada transaksi dan dilaporkan setiap bulan 
d. PPN dipungut, disetorkan dan dilaporkan setiap bulan 
e. PPh dipungut setiap bulan dan dilaporkan setiap tahun

15. Kode akun untuk penyetoran PPh Pasal 4 ayat (2) yaitu? 
a. 411121 
b. 411122 
c. 411124 
d. 411128 
e. 411127 

Jawaban 

1. A 
2. A 
3. A 
4. B 
5. D 
6. A 
7. B 
8. D 
9. A 
10. A 
11. A 
12. A 
13. Denda paling banyak 3 (tiga) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar 
14. E 
15. A 

Demikianlah soal dan kunci jawaban dari mata pelajaran administrasi pajak pada bab 7 di Semester 2 ini. Semoga bisa membantu para guru dan siswa. 

Sumber buku: Administrasi pajak untuk SMK/MAK. Kelas xi. Penerbit Bumi aksara 

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email