. CARA PARTISI HARDISK MENGGUNAKAN SOFTWARE DAN TANPA SOFTWARE - WALI COMPUTER

CARA PARTISI HARDISK MENGGUNAKAN SOFTWARE DAN TANPA SOFTWARE

Post a comment
walicomputer.web.id, - Walaupun kapasitas harddisk berdimensi besar, tetapi banyak pengguna yang membagi kapasitas harddisk jadi sebagian bagian. Nah, pembagian ini diucap sebagai partisi harddisk. Buat Kamu yang mau menerapkan partisi harddisk, ayo kita cari ketahui mengenai fungsi, Partisi harddisk serta penindakan disaat terjadi kerusakan akibat partisi harddisk.

www.walicomputer.web.id
Buat menerapkan partisi harddisk, terdapat sebagian metode yang dapat Kamu jalani, antara lain merupakan:

A. Memakai Aplikasi Partisi Harddisk

Metode awal buat menerapkan partisi harddisk merupakan menggunakan aplikasi pihak ketiga. Di dasar ini ada catatan aplikasi partisi harddisk yang dapat Kamu pakai buat sistem operasi Windows:

- EaseUS Partition Master

- AOMEI Partition Assistant

- Paragon Partition Manager

- Minitool Partition Wizard Home

- Active@ Partition Manager

- Gparted Partittion Editor

- Partition Guru

Metode Partisi Harddisk dengan Software

Di dasar ini, ada langkah- langkah yang dapat Kamu jalani buat menerapkan partisi harddisk memakai aplikasi EaseUS Partition Master. Aplikasi satu ini ialah salah satu yang sangat terkenal sebab dapat diunduh secara free, gampang digunakan, dan mendukung sistem operasi semacam Windows 10, Windows 8. 1, Windows 8, Windows 7, Windows Vista, serta Windows XP( seluruh edisi, 32/ 64- bit). Berikut langkahnya:
www.walicomputer.web.id

1. Pertama- tama, silahkan Kamu download aplikasi EaseUS Partition Master

2. Bila telah, silahkan jalani instalasi di pc ataupun laptop semacam biasa.

3. Sehabis instalasi sukses, silahkan untuk membuka aplikasi EaseUS Partition Master.

4. Silahkan membuka main screen buat menatap keseluruhan tampilan dari EaseUS Partition Master. Pada tampilan ini, Kamu dapat memandang sebagian partisi yang telah dicoba, semacam C:, D: yang ialah bagian dari Disk 0( harddisk).

5. Buat mengawali partisi harddisk, klik kanan pada partisi disk yang mau kita partisi, seleksi" Resize/ Move partition".

6. Tentukan dimensi partisi awal( dalam contoh drive D:) serta dimensi partisi ke 2( sisa partisi yang terbuat dari pembelahan partisi awal). Buat memastikan dimensi partisi awal, silahkan Kamu masukkan dimensi nilainya( MB) pada kolom" Partition Size", sebaliknya buat memastikan dimensi partisi ke 2 masukkan dimensi nilainya( Mb) pada kolom" Unallocated Ruang After”, setelah itu klik OK.

7. Di bagian unallocated sangat bawah, bagian ini ialah partisi baru yang dipisahkan dari drive D:. Buat melanjutkan proses, silahkan klik kanan serta pilih“ Create partition”.

8. Di kolom Partition Label, isi dengan nama partisi baru yang hendak Kamu buat. Setelah itu klik OK serta kamu hendak dikembalikan ke tampilan utama EaseUS. Sehabis itu, silahkan klik tombol Apply yang terdapat di bagian kiri atas layar buat menuntaskan proses partisi harddisk.

B. Metode Partisi Harddisk Tanpa Software

Tidak hanya memakai dorongan aplikasi pihak ketiga, Kamu pula dapat melaksanakan partisi harddisk tanpa wajib memakai aplikasi. Ada pula dibawah ini ada 2 metode yang dapat Kamu jalani, semacam:
www.walicomputer.web.id
Partisi harddisk dengan Disk Management

1. Pertama- tama, kombinasikan tombol WinKey+ X di homescreen laptop ataupun Komputer Windows Kamu, kemudian pilih“ Disk Management“.

2. Bila sudah, Kamu dapat melihat catatan partisi harddisk di piranti, kemudian seleksi partisi mana yang mau Kamu untuk kapasitasnya dengan metode klik kanan kemudian seleksi“ Shrink Volume“.

3. Sehabis itu, tentukan size partisi harddisk yang mau Kamu Dengan mengisi dimensi dalam satuan MB. Kemudian, klik“ Shrink“.

4. Bila sudah, Kamu dapat melihat partisi baru dalam status Unallocated. Buat dapat mengisinya dengan data- data, Kamu butuh melabeli volume partisi tersebut. Triknya, klik kanan kemudian seleksi“ New Sederhana Volume“.

5. Pada bagian ini, silahkan klik next.

6. Di pada sesi, silahkan tentukan size volume partisi harddisk. Kamu dapat mengubahnya sesuai keinginkan ataupun membiarkan secara default pada angka maksimumnya.

7. Sehabis itu, klik“ Assign the following drive letter” serta seleksi huruf buat drive yang Kamu mau. Bila telah berakhir seleksi Next.

8. Bila sudah, Kamu dapat memilih buat tidak memformat partisi ini ataupun menerapkan format dengan sebagian konfigurasi. Bila mau isi partisi bersih, Kamu bisa memutuskan buat memformatnya. Silahkan tentukan NTFS sebagai file system, allocation unit size serta nama dari partisi tersebut. Pastikan pula untuk mencentang“ Perform a quick format” supaya proses format bisa cepat. Bila sudah, lanjutkan dengan klik Next.

9. Terakhir, Kamu dapat melihat tampilan berbentuk rekap settingan. Bila mau mengantinya kembali seleksi back, tetapi bila sudah sesuai silahkan klik Finish.

10. Tuntas! Kamu sudah membuat partisi harddisk baru yang terbuat lewat Disk management serta dapat melihatnya di Explorer.

Partisi Harddisk dengan Diskpart atau CMD

Tidak hanya membuat partisi harddisk memakai Disk Management, Kamu juga dapat menerapkan metode lain dengan Diskpart tanpa membutuhkan aplikasi pihak ketiga. Triknya:
www.walicomputer.web.id

1. Buka Command prompt as admin kemudian ketikan diskpartuntuk mengawali proses partisi harddisk.

2. Setelah itu, ketik list volume buat melihat partisi yang ada.

3. Ketik select volume partisi yang mau di Kalian shrink( pada contoh 1 merujuk Drive D).

4. Lanjutkan dengan beri perintah shrink querymaxuntuk melihat size maksimum yang dapat di shrink ataupun dengan berikan perintah shrink buat langsung membuat partisi dengan size query optimal. Bila mau membuat dimensi khusus, silahkan beri perintah shrink desired=( X ialah dimensi dari size yang Kamu mau, bila mau membuat partisi dengan dimensi 10GB hingga isi perintah dengan shrink desired=10000

5. Sehabis itu, tutup jendela command prompt serta buka Disk Management. Disitu, Kamu dapat memandang partisi unallocated dengan size yang telah ditentukan, buat ilustrasi volume semacam langkah membuat partisi harddisk dengan Disk Management diatas.

Demikianlah informasi mengenai artikel tentang cara partisi hardisk menggunakan software dan tanpa software ini dapat membantu dan sangat manfaat bagi kita semua. terima kasih atas kunjungan nya dan jangan lupa share dan bagikan ke salah satu teman-teman mu.

Related Posts

Post a comment

Follow by Email